PERNYATAAN SIKAP PENGURUS PUSAT BULAN SABIT MERAH INDONESIA (BSMI) ATAS EMBARGO POLITIK DAN EKONOMI DUNIA BARAT TERHADAP NEGARA PALESTINA
Segala puji hanya bagi Allah Pemilik Kerajaan Langit dan Bumi, Pemilik Segala Kekuatan dan Penolong hambaNya. Sholawat dan Salam atas Rasulullah beserta keluarga, sahabat dan orang-orang yang senantiasa mengikuti jejak langkahnya hingga Hari Akhir.
Keprihatinan mendalam telah terjadi pada bangsa dan negara Palestina akibat tekanan yang dilakukan oleh dunia barat (Amerika dan Uni Eropa) dengan cara menghentikan bantuan dana pada pemerintahan baru Palestina pimpinan PM Ismail Haneeya untuk tunduk dan patuh pada keinginan dunia barat yang cenderung memaksakan agenda mereka sendiri atas nama perdamaian Israel – Palestina. Embargo ini, kendati tak membuat perjuangan bangsa Palestina surut langkat, telah menimbulkan dampak serius bagi kelangsungan hidup dan tatanan sosial bangsa Palestina.
Krisis keuangan, kekosongan kas Negara dan beban hutang warisan pemerintah sebelumnya yang sengaja diciptakan Amerika Serikat dan Negara Eropa ini telah menggiring rakyat Negara Palestina menuju bencana serius. Stok bahan makanan hanya untuk 20 hari, obat-obatan diboikot masuk, fasilitas pelayanan kesehatan yang makin memburuk, dan susu untuk anak-anak semakin menipis telah menarik Bangsa Palestina memasuki pintu bencana kemanusiaan. Situasi ini akan membuka peluang terjadinya bencana kelaparan, meningkatnya kriminalitas, memicu konflik sosial yang disertai situasi keamanan yang tidak menentu yang pada akhirnya akan semakin menambah beban penderitaan dan kesulitan hidup rakyat Negara Palestina. Sehingga, perdamaian di Palestina akan semakin sulit terwujud.
Menyadari situasi ini dengan sepenuh hati, sebagaimana telah menjadi Asas dan Tujuan serta Visi dan Misi Bulan Sabit Merah Indonesia untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia tanpa membedakan agama, bangsa, sukubangsa, golongan, warna kulit, jenis kelamin, dan bahasa, maka bersama ini Pengurus Pusat Bulan Sabit Merah Indonesia menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut :
1. Menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas situasi dan kondisi yang dialami bangsa Palestina hingga saat ini. 2. Mengecam keras terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia atas tindakan Amerika dan Negara Eropa yang dengan sengaja menciptakan krisis kemanusiaan di wilayah berdaulat Negara Palestina dan menghambat proses perdamaian di Palestina. 3. Menyerukan kepada segenap bangsa Indonesia dan dunia Internasional untuk mengerahkan segala potensi untuk membantu meringankan beban penderitaan bangsa Palestina. 4. Mendukung pernyataan Persatuan Ulama Dunia (al itthihad al ‘alami li’ulama’ al muslimin) dengan mendorong negara-negara dan bangsa-bangsa muslim di seluruh dunia untuk membantu bangsa dan Negara Palestina dan pemerintahannya yang dipilih secara demokratis di dalam menghadapi pemboikotan dana dari negara-negara dan lembaga-lembaga barat. 5. Mendukung pelaksanaan dari fatwa Ketua Persatuan Ulama Dunia, Syaikh Dr. Yusuf Qardhawi yang menegaskan wajibnya membantu orang-orang Palestina. 6. Menyerukan kepada Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) untuk segera meningkatkan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada Rakyat Palestina. 7. Mengerahkan segenap kemampuan Bulan Sabit Merah Indonesia untuk membantu meringankan beban penderitaan bangsa Palestina.
Demekian pernyataan sikap Bulan Sabit Merah Indonesia atas krisis kemanusiaan yang terjadi di Negara Berdaulat Palestina. Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa memperbaiki dan menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia di seluruh penjuru dunia.
Pengurus Pusat Bulan Sabit Merah Indonesia
Dr. H. Basuki Supartono, SpBO, FICS
| |
|